Perangkat AC atau air conditioning merupakan sistem kelistrikan yang digunakan guna mengkondisikan suhu dalam suatu ruangan, bisa mendinginkan ataupun menghangatkan. Nah, bagi Indonesia yang berada di wilayah khatulistiwa dimana beriklim tropis yang memiliki kecenderungan berhawa hangat ditambah lagi saat sekarang terjadi pemanasan global maka fungsi pendinginan ruang oleh AC menjadi fasilitas acuan dibanyak bangunan maupun sarana transportasi. Laju pembangunan rumah, perkantoran, sarana transportasi sangat mempengaruhi jumlah pemakaian AC terutama diwilayah-wilayah dekat pantai, perkotaan/metropolis, kawasan industri.
Tampilkan postingan dengan label Climate Change. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Climate Change. Tampilkan semua postingan
Rabu, 28 Maret 2012
Senin, 26 Maret 2012
Earth Hour : gerakan satu jari matikan lampu listrik untuk bumi
Tahun 2012 merupakan tahun keempat aksi "Earth Hour" akan dilakukan di Indonesia. Sejak tahun 2009 Indonesia terlibat dimana pada awalnya fokus kampanye dilakukan di Pulau Jawa dan Bali yang konsumsi listriknya paling tinggi mencapai sekitar 78 persen disebabkan 68 persen pengguna konsumen berasal dari kedua pulau tersebut. Pada tahun ini sedikitnya 18 propinsi (Banda Aceh, Jakarta, Bogor, Bekasi, Tangerang, Bandung, Yogyakarta, Solo, Semarang, Malang, Surabaya, Kediri, Sidoarjo, Banjarmasin, Samarinda, Manado, Gorontalo dan Makassar). Jumlah tersebut jauh meningkat dari tahun sebelumnya dimana di pulau Jawa saja hanya ada 5 kota yang terlibat. Begitupun dilevel dunia dimana pada tahun 2008 hanya terdapat 35 negara yang terlibat menjadi 135 negara yang terlibat di tahun 2011.
Earth Hour sendiri diprakarsai oleh WWF (World Wildlife Fund) dan diadakan pada Sabtu terakhir bulan Maret setiap tahunnya yang bertujuan mengajak semua orang untuk mematikan lampu dan peralatan listrik baik di rumah, perkantoran, fasilitas umum selama 1 (satu jam) guna meningkatkan kesadaran semua orang atas perlunya tindakan nyata hemat energi untuk meredam/mitigasi perubahan iklim. Earth hour sendiri dicanangkan WWF pada tahun 2007 di Sidney Australia.
Earth Hour 2012 kali ini akan dilaksanakan pada 31 Maret jam 20.30 - 21.30 dengan mengusung tema "INI AKSIKU! MANA AKSIMU?" Harapan dari kegiatan kampanye ini adalah tindakan aksi lanjutan dimana gaya hidup hemat energi tidak cukup hanya berpartisipasi dalam earth hour saja tetapi harus berkelanjutan setiap hari dan perubahan gaya hidup ramah lingkungan.
Kamis, 18 Agustus 2011
10 Tips "Go Green" dan "Save Green"
1. Hemat Energi = Hemat Uang
- Atur alat pendingin/pemanas ruangan dengan bijak tidak terlalu dingin/terlalu panas. Hal ini akan menghemat beban energi listrik sehingga menghemat juga beban biaya penggunaan listrik
- Gunakan lampu neon (CFLs = Compact Fluoroscene Lens)
- Cabut peralatan listrik saat Anda tidak digunakan.
- Kurangi penggunaan mesin pengering jika terdapat cukup panas matahari untuk menjemur pakaian.
2. Hemat Air = Hemat Uang
- Mandi dengan pancuran yang pendek untuk mengurangi penggunaan air. Ini akan menurunkan tagihan air dan tagihan pemanas juga.
- Atur pancuran pada aliran rendah.
- Tanam tanaman yang hemat air sehingga meminimalkan penyiraman.
3. Sedikit Bahan Bakar = lebih banyak Uang dan lebih Sehat.
- Jika memungkinkan, berjalan kaki atau bersepeda untuk ke kantor, berbelanja, pergi ke rumah teman, dll. Hal ini menghemat bea bahan bakar, bea parkir sementara, bea perawatan kendaraan bermotor sementara meningkatkan kesehatan jantung Anda dan mengurangi risiko obesitas.
- Pertimbangkan menggunakan angkutan umum jika tempat tinggal anda jauh dari tempat kerja.
- Lobby pemerintah setempat untuk meningkatkan dan membuat serta memperbaiki trotoar dan jalur sepeda.
4. Cerdas dalam Makan.
- Jika Anda suka makan daging, tambahkan satu menu makanan tanpa daging dalam seminggu.
- Beli bahan makan lokal mengangkat dan menyejahterakan masyarakat disekitar Anda, dan Beli daging organik, telur organik, dan susu kapan pun Anda bisa. Pembelian dari petani setempat menyimpan uang dalam ekonomi lokal.
- Apapun pola makan anda, makan rendah pada rantai makanan. Hal ini terutama berlaku untuk makanan laut.
5. Hilangkan Botol Air.
- Gunakan filter air untuk memurnikan air keran daripada membeli air kemasan. Tidak hanya air kemasan mahal, tapi menghasilkan limbah dalam jumlah besar.
- Bawalah botol air yang dapat digunakan kembali (reusable) bersama Anda saat bepergian atau di tempat kerja, sebaiknya aluminium bukan plastik.
6. Berpikir Sebelum Membeli
- carilah referensi mengenai barang yang akan Anda Beli
- kunjungilah toko atau kios barang-barang keperluan rumah bekas
- Ketika melakukan pembelian, pastikan Anda tahu apa yang baik dan apa yang tidak.
7. Meminjam lebih baik daripada Membeli
- Meminjam dari perpustakaan daripada membeli buku-buku pribadi dan film. Ini menghemat uang, belum lagi tinta dan kertas yang masuk ke dalam mencetak buku-buku baru.
- Berbagi alat-alat listrik dan peralatan lainnya.
8. Membeli dengan Cerdas
- Pembelian makanan dalam jumlah besar dengan menggunakan tempat makanan yang besar dapat menghemat uang pengemasan.
- Beli pakaian yang tidak perlu cara mencuci dengan proses "dry cleaning". Ini mengurangi penggunaan bahan kimia dalam proses pencuciannya.
- Beli barang/produk berkualitas tinggi, tahan lama. Anda mungkin membayar lebih sekarang, tapi Anda akan bahagia saat Anda tidak perlu sering mengganti(dan ini berarti lebih sedikit sampah!).
9. Jauhkan Barang Electronik dari Tempat Sampah
- Rawat telepon selular, komputer dan peralatan elektronik Anda agar bisa digunakan selama mungkin.
- Menyumbangkan atau mendaur ulang barang elektronik bila waktunya tiba. Limbah barang elektronik mengandung bahan beracun merkuri dan lainnya serta merupakan masalah lingkungan.
- daur ulang telepon selular Anda
- Meminta pemerintah setempat untuk mendirikan tempat daur ulang elektronik dan acara pengumpulan sampah berbahaya.
10. Buatlah persediaan produk kebersihan Anda sendiri
- Anda dapat membuat dengan mudah produk pembersih yang tidak beracun. Yang Anda butuhkan adalah beberapa bahan sederhana seperti baking soda, cuka, lemon, dan sabun. Membuat produk pembersih Anda sendiri menghemat uang, waktu, dan kemasan serta belum lagi kualitas udara dalam ruangan Anda.
Tetap berikan informasi tentang " Go Green", Pemanasan Global dan Perubahan Iklim
SAVE ENERGY - SAVE WATER - REDUCE - REUSE - RECYCLE
- Atur alat pendingin/pemanas ruangan dengan bijak tidak terlalu dingin/terlalu panas. Hal ini akan menghemat beban energi listrik sehingga menghemat juga beban biaya penggunaan listrik
- Gunakan lampu neon (CFLs = Compact Fluoroscene Lens)
- Cabut peralatan listrik saat Anda tidak digunakan.
- Kurangi penggunaan mesin pengering jika terdapat cukup panas matahari untuk menjemur pakaian.
2. Hemat Air = Hemat Uang
- Mandi dengan pancuran yang pendek untuk mengurangi penggunaan air. Ini akan menurunkan tagihan air dan tagihan pemanas juga.
- Atur pancuran pada aliran rendah.
- Tanam tanaman yang hemat air sehingga meminimalkan penyiraman.
3. Sedikit Bahan Bakar = lebih banyak Uang dan lebih Sehat.
- Jika memungkinkan, berjalan kaki atau bersepeda untuk ke kantor, berbelanja, pergi ke rumah teman, dll. Hal ini menghemat bea bahan bakar, bea parkir sementara, bea perawatan kendaraan bermotor sementara meningkatkan kesehatan jantung Anda dan mengurangi risiko obesitas.
- Pertimbangkan menggunakan angkutan umum jika tempat tinggal anda jauh dari tempat kerja.
- Lobby pemerintah setempat untuk meningkatkan dan membuat serta memperbaiki trotoar dan jalur sepeda.
4. Cerdas dalam Makan.
- Jika Anda suka makan daging, tambahkan satu menu makanan tanpa daging dalam seminggu.
- Beli bahan makan lokal mengangkat dan menyejahterakan masyarakat disekitar Anda, dan Beli daging organik, telur organik, dan susu kapan pun Anda bisa. Pembelian dari petani setempat menyimpan uang dalam ekonomi lokal.
- Apapun pola makan anda, makan rendah pada rantai makanan. Hal ini terutama berlaku untuk makanan laut.
5. Hilangkan Botol Air.
- Gunakan filter air untuk memurnikan air keran daripada membeli air kemasan. Tidak hanya air kemasan mahal, tapi menghasilkan limbah dalam jumlah besar.
- Bawalah botol air yang dapat digunakan kembali (reusable) bersama Anda saat bepergian atau di tempat kerja, sebaiknya aluminium bukan plastik.
6. Berpikir Sebelum Membeli
- carilah referensi mengenai barang yang akan Anda Beli
- kunjungilah toko atau kios barang-barang keperluan rumah bekas
- Ketika melakukan pembelian, pastikan Anda tahu apa yang baik dan apa yang tidak.
7. Meminjam lebih baik daripada Membeli
- Meminjam dari perpustakaan daripada membeli buku-buku pribadi dan film. Ini menghemat uang, belum lagi tinta dan kertas yang masuk ke dalam mencetak buku-buku baru.
- Berbagi alat-alat listrik dan peralatan lainnya.
8. Membeli dengan Cerdas
- Pembelian makanan dalam jumlah besar dengan menggunakan tempat makanan yang besar dapat menghemat uang pengemasan.
- Beli pakaian yang tidak perlu cara mencuci dengan proses "dry cleaning". Ini mengurangi penggunaan bahan kimia dalam proses pencuciannya.
- Beli barang/produk berkualitas tinggi, tahan lama. Anda mungkin membayar lebih sekarang, tapi Anda akan bahagia saat Anda tidak perlu sering mengganti(dan ini berarti lebih sedikit sampah!).
9. Jauhkan Barang Electronik dari Tempat Sampah
- Rawat telepon selular, komputer dan peralatan elektronik Anda agar bisa digunakan selama mungkin.
- Menyumbangkan atau mendaur ulang barang elektronik bila waktunya tiba. Limbah barang elektronik mengandung bahan beracun merkuri dan lainnya serta merupakan masalah lingkungan.
- daur ulang telepon selular Anda
- Meminta pemerintah setempat untuk mendirikan tempat daur ulang elektronik dan acara pengumpulan sampah berbahaya.
10. Buatlah persediaan produk kebersihan Anda sendiri
- Anda dapat membuat dengan mudah produk pembersih yang tidak beracun. Yang Anda butuhkan adalah beberapa bahan sederhana seperti baking soda, cuka, lemon, dan sabun. Membuat produk pembersih Anda sendiri menghemat uang, waktu, dan kemasan serta belum lagi kualitas udara dalam ruangan Anda.
Tetap berikan informasi tentang " Go Green", Pemanasan Global dan Perubahan Iklim
SAVE ENERGY - SAVE WATER - REDUCE - REUSE - RECYCLE
Minggu, 14 Agustus 2011
Perubahan Iklim dan Pemanasan Global
Bumi telah menjadi lebih hangat sekitar 1ºF (0.5ºC) dari 100 tahun yang lalu.
Mengapa dan Bagaimana?
Efek Rumah Kaca
Penyebab : bertambah banyaknya jumlah gas-gas rumah kaca di atmosfir bumi.
Akibat : energi panas yang seharusnya terlepas ke luar atmosfir bumi dipantulkan kembali ke permukaan bumi sehingga temperatur permukaan bumi menjadi lebih panas.
Gas Rumah Kaca
Fungsi : menangkap energi panas matahari sehingga menjaga suhu hangat bumi.
Macam : antaralain Karbondioksida (CO2), Metana (CH4), Nitro Oksida (NO2)
Akibat jika Tidak Ada Gas Rumah Kaca : temperatur rata-rata bumi menjadi dingin (33 derajat celcius lebih dingin) karena panas akan tidak ada yang terserap atau terlepas semua ke angkasa.
Rumah Kaca
Kata ini digunakan untuk mempermudah dalam menggambarkan pemanasan bumi. Rumah Kaca banyak digunakan oleh para petani dan peniliti tanaman untuk menjaga temperatur lingkungan sehingga tanaman yang ada dalam rumah kaca dapat bertahan di musim dingin dikarenakan ada panas yang tertahan dalam ruangan rumah kaca. Kondisi yang sama jika kita masuk ke dalam mobil yang diparkir di bawah terik matahari. Ketika masuk ke mobil akan terasa temperatur kabin mobil yang panas.
Gas Rumah Kaca di Atmosfir
Atmosfir ada disekitar kita dan menyelimuti bumi. Gas rumah kaca ketika di atmosfir berfungsi serupa dengan kaca-kaca di rumah kaca.
Skema Kerja : Sinar matahari masuk melalui atmosfir Bumi, melalui lapisan gas-gas rumah kaca. Setelah sampai ke seluruh permukaan bumi, tanah, air, dan ekosistem lainnya maka energi dari sinar tersebut akan diserap. Setelah terserap, energi ini akan dipancarkan kembali ke atmosfir. Sebagian energi dikembalikan ke angkasa/luar atmosfir, tetapi sebagian besar ditangkap oleh gas-gas rumah kaca di atmosfir sehingga menyebabkan Bumi menjadi hangat. Efek rumah kaca berperan penting dalam kelangsungan hidup makhluk khususnya manusia di Bumi. Tanpa adanya efek tersebut, Bumi akan terlalu dingin untuk ditempati. Namun sebaliknya, apabila efek tersebut terlalu kuat, Bumi akan menjadi lebih panas dari semestinya dan akan timbul masalah baru bagi kehidupan makhluk hidup dan ekosistem di bumi
Perubahan Iklim
suatu perubahan dalam cuaca secara jangka panjang, bisa lebih hangat atau lebih dingin. Curah hujan atau salju rata-rata pertahun dapat bertambah atau berkurang.
Iklim
Iklim adalah rata-rata peristiwa cuaca di suatu wilayah tertentu dalam jangka waktu yang panjang. Iklim menggambarkan total cuaca yang terjadi selama satu periode waktu tertentu dalam setahun di suatu wilayah tertentu. Yang termasuk didalamnya adalah kondisi cuaca rata-rata, musim (dingin, panas, semi, gugur, hujan, dan kemarau), dan gejala alam khusus (seperti tornado dan banjir). Iklim memberitahu kita bagaimana tinggal di daerah tertentu. Bogor kota hujan, Jakarta panas, dan Bandung sejuk.
Cuaca
Cuaca mengambarkan apapun yang terjadi di alam pada suatu waktu tertentu di suatu wilayah tertentu. Cuaca adalah sesuatu gejala alam yang terjadi dari menit ke menit. Cuaca dapat berubah drastis atau ekstrim dalam waktu yang singkat. Contohnya, bisa saja terjadi hujan satu jam lamanya dan mendadak langit cerah dan terang. Yang termasuk cuaca adalah perubahan harian dalam kelembaban, tekanan barometrik, temperatur, dan kondisi angin di suatu lokasi tertentu.
Pemanasan Global
Istilah yang menunjukan adanya kenaikan rata-rata temperatur Bumi, yang kemudian menyebabkan perubahan iklim. Bumi yang lebih panas dapat menyebabkan perubahan siklus hujan, naiknya permukaan air laut, dan beragam dampak pada binatang, tanaman, kehidupan liar, dan manusia.
Saat sejumlah ahli ilmu pengetahuan menyampaikan permasalahan perubahan iklim, hal yang menarik dan menjadi pusat perhatian adalah pemanasan global yang disebabkan ulah manusia. Para ahli sepakat bahwa ulah manusia yang memacu besarnya jumlah gas rumah kaca dilepaskan ke atmosfir dan menyebabkan temperatur bumi menjadi lebih panas.
Bagaimana manusia dapat menyebabkan perubahan pada iklim di Bumi ?
Adanya Revolusi Industri, manusia mulai mengubah iklim dan lingkungan tempatnya hidup melalui tindakan-tindakan agrikultural dan industri. Revolusi Industri adalah saat dimana manusia mulai menggunakan mesin untuk mempermudah hidupnya. Revolusi ini dimulai sekitar 200 tahun lalu dan mengubah gaya hidup manusia. Sebelumn revolusi industri, manusia hanya melepas sedikit gas rumah kaca ke atmosfir. Namun saat ini dengan didukung pertumbuhan penduduk, pembakaran bahan bakar fosil dan penebangan hutan, manusia mempengaruhi perubahan komposisi gas di atmosfir.
Kapan manusia membantu melepas Gas Rumah Kaca ke Udara?
Nonton TV, menyalakan AC, menyalakan mesin motor/mobil, mencuci pakaian dengan mesin, menggunakan pengering rambut, membakar sampah, menyalakan lampu, bermain video game, menyalakan tape, menyalakan komputer.
Mengapa ?
Karena setiap kali melakukan hal-hal tersebut maka membutuhkan tenaga listrik. Sedangkan listrik dihasilkan melalui pembangkit listrik yang sebagian besar menggunakan batubara dan minyak bumi. Dengan membakar bahan bakar fosil (batubara dan minyak bumi) akan menghasilkan gas-gas rumah kaca.
Hal-hal lain penyebab manusia membantu melepas Gas Rumah Kaca ke udara
Membuang sampah ke tempat penimbunan sampah menghasilkan metana. Metana juga dihasilkan dari limbah binatang yang dipelihara untuk menyuplai kebutuhan susu dan daging (seperti sapi) dan juga dari pertambangan Batubara. Menggunakan / membeli barang-barang produksi pabrik karena proses produksinya melepas gas rumah kaca.
SAVE ENERGY - REDUCE - REUSE - RECYCLE
Mengapa dan Bagaimana?
Efek Rumah Kaca
Penyebab : bertambah banyaknya jumlah gas-gas rumah kaca di atmosfir bumi.
Akibat : energi panas yang seharusnya terlepas ke luar atmosfir bumi dipantulkan kembali ke permukaan bumi sehingga temperatur permukaan bumi menjadi lebih panas.
Gas Rumah Kaca
Fungsi : menangkap energi panas matahari sehingga menjaga suhu hangat bumi.
Macam : antaralain Karbondioksida (CO2), Metana (CH4), Nitro Oksida (NO2)
Akibat jika Tidak Ada Gas Rumah Kaca : temperatur rata-rata bumi menjadi dingin (33 derajat celcius lebih dingin) karena panas akan tidak ada yang terserap atau terlepas semua ke angkasa.
Rumah Kaca
Kata ini digunakan untuk mempermudah dalam menggambarkan pemanasan bumi. Rumah Kaca banyak digunakan oleh para petani dan peniliti tanaman untuk menjaga temperatur lingkungan sehingga tanaman yang ada dalam rumah kaca dapat bertahan di musim dingin dikarenakan ada panas yang tertahan dalam ruangan rumah kaca. Kondisi yang sama jika kita masuk ke dalam mobil yang diparkir di bawah terik matahari. Ketika masuk ke mobil akan terasa temperatur kabin mobil yang panas.
Gas Rumah Kaca di Atmosfir
Atmosfir ada disekitar kita dan menyelimuti bumi. Gas rumah kaca ketika di atmosfir berfungsi serupa dengan kaca-kaca di rumah kaca.
Skema Kerja : Sinar matahari masuk melalui atmosfir Bumi, melalui lapisan gas-gas rumah kaca. Setelah sampai ke seluruh permukaan bumi, tanah, air, dan ekosistem lainnya maka energi dari sinar tersebut akan diserap. Setelah terserap, energi ini akan dipancarkan kembali ke atmosfir. Sebagian energi dikembalikan ke angkasa/luar atmosfir, tetapi sebagian besar ditangkap oleh gas-gas rumah kaca di atmosfir sehingga menyebabkan Bumi menjadi hangat. Efek rumah kaca berperan penting dalam kelangsungan hidup makhluk khususnya manusia di Bumi. Tanpa adanya efek tersebut, Bumi akan terlalu dingin untuk ditempati. Namun sebaliknya, apabila efek tersebut terlalu kuat, Bumi akan menjadi lebih panas dari semestinya dan akan timbul masalah baru bagi kehidupan makhluk hidup dan ekosistem di bumi
Perubahan Iklim
suatu perubahan dalam cuaca secara jangka panjang, bisa lebih hangat atau lebih dingin. Curah hujan atau salju rata-rata pertahun dapat bertambah atau berkurang.
Iklim
Iklim adalah rata-rata peristiwa cuaca di suatu wilayah tertentu dalam jangka waktu yang panjang. Iklim menggambarkan total cuaca yang terjadi selama satu periode waktu tertentu dalam setahun di suatu wilayah tertentu. Yang termasuk didalamnya adalah kondisi cuaca rata-rata, musim (dingin, panas, semi, gugur, hujan, dan kemarau), dan gejala alam khusus (seperti tornado dan banjir). Iklim memberitahu kita bagaimana tinggal di daerah tertentu. Bogor kota hujan, Jakarta panas, dan Bandung sejuk.
Cuaca
Cuaca mengambarkan apapun yang terjadi di alam pada suatu waktu tertentu di suatu wilayah tertentu. Cuaca adalah sesuatu gejala alam yang terjadi dari menit ke menit. Cuaca dapat berubah drastis atau ekstrim dalam waktu yang singkat. Contohnya, bisa saja terjadi hujan satu jam lamanya dan mendadak langit cerah dan terang. Yang termasuk cuaca adalah perubahan harian dalam kelembaban, tekanan barometrik, temperatur, dan kondisi angin di suatu lokasi tertentu.
Pemanasan Global
Istilah yang menunjukan adanya kenaikan rata-rata temperatur Bumi, yang kemudian menyebabkan perubahan iklim. Bumi yang lebih panas dapat menyebabkan perubahan siklus hujan, naiknya permukaan air laut, dan beragam dampak pada binatang, tanaman, kehidupan liar, dan manusia.
Saat sejumlah ahli ilmu pengetahuan menyampaikan permasalahan perubahan iklim, hal yang menarik dan menjadi pusat perhatian adalah pemanasan global yang disebabkan ulah manusia. Para ahli sepakat bahwa ulah manusia yang memacu besarnya jumlah gas rumah kaca dilepaskan ke atmosfir dan menyebabkan temperatur bumi menjadi lebih panas.
Bagaimana manusia dapat menyebabkan perubahan pada iklim di Bumi ?
Adanya Revolusi Industri, manusia mulai mengubah iklim dan lingkungan tempatnya hidup melalui tindakan-tindakan agrikultural dan industri. Revolusi Industri adalah saat dimana manusia mulai menggunakan mesin untuk mempermudah hidupnya. Revolusi ini dimulai sekitar 200 tahun lalu dan mengubah gaya hidup manusia. Sebelumn revolusi industri, manusia hanya melepas sedikit gas rumah kaca ke atmosfir. Namun saat ini dengan didukung pertumbuhan penduduk, pembakaran bahan bakar fosil dan penebangan hutan, manusia mempengaruhi perubahan komposisi gas di atmosfir.
Kapan manusia membantu melepas Gas Rumah Kaca ke Udara?
Nonton TV, menyalakan AC, menyalakan mesin motor/mobil, mencuci pakaian dengan mesin, menggunakan pengering rambut, membakar sampah, menyalakan lampu, bermain video game, menyalakan tape, menyalakan komputer.
Mengapa ?
Karena setiap kali melakukan hal-hal tersebut maka membutuhkan tenaga listrik. Sedangkan listrik dihasilkan melalui pembangkit listrik yang sebagian besar menggunakan batubara dan minyak bumi. Dengan membakar bahan bakar fosil (batubara dan minyak bumi) akan menghasilkan gas-gas rumah kaca.
Hal-hal lain penyebab manusia membantu melepas Gas Rumah Kaca ke udara
Membuang sampah ke tempat penimbunan sampah menghasilkan metana. Metana juga dihasilkan dari limbah binatang yang dipelihara untuk menyuplai kebutuhan susu dan daging (seperti sapi) dan juga dari pertambangan Batubara. Menggunakan / membeli barang-barang produksi pabrik karena proses produksinya melepas gas rumah kaca.
Tentu saja. Apabila kita mau mencoba, setiap orang dapat melaksanakan bagiannya dalam membantu mencegah dan meredam terjadinya pemanasan global. Mengurangi penggunaan energi dengan melakukan pemakaian mobil bersama atau menggunakan bermotor hanya sesuai dengan kebutuhan, Membaca dan belajar mengenai lingkungan, hemat penggunaan listrik, naik sepeda, angkutan umum, dan jalan kaki, sharing kepada keluarga dan teman tentang perubahan iklim dan dampak pemanasan global, menanam pohon, daur ulang, belilah barang yang ramah lingkungan. |
Langganan:
Postingan (Atom)
